Diberdayakan oleh Blogger.

Pengalaman pertama kuliah itu ???

Diposting oleh Unknown

Pengalaman pertama kuliah itu ???


Hello gays, balik lagi nih, gak kerasa setelah liburan panjang setelah ujian nasional, kira kira 4 bulan yang lalu, merefreshing otak, bermain, males – malesan dirumah, tiba saatnya untuk kembali serius belajar dan menuntut ilmu, yaps dengan menyandang predikat baru, yaitu MAHA-siswa.
Oh iya, Gue kuliah di Universitas Negeri Jakarta nih jurusan teknik elektro, Prodi S1 Pendidikan Teknik Elektro. Kampus pencetak guru (ya walaupun gue juga kagak tau minat gue nanti jadi guru atau enggak)
atau suatu nanti jiwa gue kepanggil jadi guru, ya apa mau dikata ? hehe …… (tapi aslinya sih gue prefer jadi dosen ya)

Gimana kesan pertama kuliah di sini ? Hmmm, gimana ya …. Ya seru sih, dapet kenalan baru, suasana baru. Asli temen baru gue pada kocak, dan berujung kelaspun jadi rame, Ya rame banget, bayangin aja tu, sekitar 50 orang dimasukkan di dalem ruang kelas yang gak terlalu luas, trus pada ngomong ngalor ngidul, udah kek Pasar Minggu dah :D

Oke mata kuliah pertama gue yaitu Matematika 1 , yaps walaupun cuma perkenalan dosen dan penjelasan sedikit materi, lanjut ke mata kuliah kedua yaitu Pengukuran alat listrik, disini juga sekedar perkenalan dosen sih, juga ada sedikit motivasi buat mahasiswa baru. Lanjut lagi mata kuliah Fisika 1, yah dosen yang dinanti pun tak kunjung datang kemudian dapet pemberitahuan kalo sang dosen lagi tugas ke luar kota dan akhirnya kelas ditiadakan, yeahhh, pada pulang deh …..

Udah dulu deh ya, Itu pengalaman pertama kuliahku, Loe gimana ?

Kasus-kasus dan Kelakuan Miring Justin Bieber

Diposting oleh Unknown

Kasus-kasus dan Kelakuan Miring Justin Bieber  

Pekan ini Justin Bieber kembali menjadi sorotan. Bieber kembali terlibat pertikaian, kali ini dengan aktor Pirates of the Caribbean, Orlando Bloom. Pertikaian Bieber bukanlah hal yang mengejutkan. Justin Bieber memang telah dikenal sebagai seleb dengan perilaku pemberontak. Ia kerap tersandung kasus hukum.

Berikut beberapa skandal yang pernah dilakukan Justin Bieber, antara lain:

Di Museum Rumah Anne Frank
Justin Bieber pernah mengunjungi Museum Rumah Anne Frank, Amsterdam. Saat diminta menulis buku tamu, Bieber menulis "Sangat terinspirasi bisa berada di museum ini. Anne adalah gadis yang hebat. Aku berharap dia pernah menjadi seorang Blieber". Karena hal ini Bieber mendapat banyak kecaman. Banyak pihak yang marah dan menyerangnya di sosial media. Mereka menilai Bieber telah melecehkan tokoh sejarah Anne Frank.

Bill Clinton
Jangankan Orlando, Bill Clinton, mantan Presiden Amerika, pun pernah dihina Bieber. Bieber melakukan pelecehan terhadap Clinton. Saat itu Bieber kencing di ember kain pel kemudian berteriak dan mengumpat kasar di depan foto Clinton. Perbuatan Bieber ini lalu dikecam masyarakat dan media. Bieber akhirnya minta maaf kepada Clinton atas perbuatannya.

Kasus di Brazil dengan model majalah dewasa
Saat Bieber menjalankan rangkaian turnya di Amerika Selatan, tur Believe, Bieber terlibat skandal dengan menyewa jasa cewek penghibur saat ia mengunjungi Kota Brazil. Gadis itu mendokumentasikan keberadaannya dengan Bieber.

Dalam foto, terlihat Bieber yang sedang tidur di sebuah kamar hotel. Setelah diselidiki ternyata gadis itu seorang model majalah dewasa. Ia bernama Tatina Neves Barbosa. Parahnya, Tatina juga mengunggah foto dirinya yang memegang uang yang katanya dari Bieber. "Terima kasih Bieber untuk uang segarnya," tulis Tatina.

Grafiti
Belum puas dengan skandal gadis Brazil, Bieber melakukan aksi vandalisme dengan membuat grafiti. Saat itu ia membuat grafiti di tembok Hotel Nacional, Rio de Janeiro. (Baca: Dituduh Mencuri, Justin Bieber Diperiksa Polisi)

Perbuatan ini dianggap kejahatan hukum di Brazil. Pelakunya bisa dikenai sanksi tegas kurungan penjara selama 1 tahun.

Bendera Argentina
Ini menjadi salah satu skandal terbesar yang pernah menjerat Justin Bieber. Di tengah konsernya, Bieber menjatuhkan bendera Argentina dan menginjaknya. Setelah dikecam keras oleh pemerintah dan masyarakat Argentina, Bieber akhirnya minta maaf lewat akun Twitter. "Aku cinta Argentina dan aku punya beberapa pertunjukan terbaik saat aku tur di sana," tulis Bieber."Aku minta maaf untuk semua kesalahanku."

DUI
Sama seperti seleb lain, Bieber juga sempat tersandung masalah DUI (driving under influence). Ia ditangkap setelah mengebut dengan mobil Lamborghini kuningnya di Miami Beach, Florida. Saat mengendarai mobil, Bieber di bawah pengaruh alkohol.(Baca : Justin Bieber Ditahan Beberapa Jam di Bandara)

Foto Kuil
Ia kemudian membuat kontroversi dengan memajang foto kuil di Jepang untuk korban kejahatan perang pada April lalu. Foto ini membuat penggemar Bieber di Cina marah. (Baca: Kunjungi Kuil Jepang, Bieber Dikecam Fan Cina)

Video Rasis
Tabloid Sun kembali memuat video Bieber yang bersikap rasis. Dalam video yang dibuat lima tahun itu, Bieber bergurau telah masuk anggota Ku Klux Klan. Di dalam video itu juga secara parodi ia menyanyikan lagu One Less Lonely Girls, tentang membunuh orang kulit hitam yang melukai perasaan etnis Afro Amerika. (Baca: Justin Bieber Minta Maaf Terkait Video Rasis)

Pada Agustus 2013, ia menyinggung komunitas Aborigin di Australia dengan membuat pernyataan bahwa dia adalah keturunan etnis tertentu sehingga bisa mendapat gas secara gratis di Kanada.

Seusai beredarnya video Ku Klux Klan, bintang pop ini mengeluarkan pernyataan maaf. "Mengakui kesalahanku dari beberapa tahun lalu adalah hal terberat yang pernah aku jalani. Namun, aku merasa sekarang harus bertanggung jawab untuk kesalahan-kesalahan itu dan tidak membiarkannya berlarut," ujarnya dalam pernyataannya kepada E! News, 5 Juni 2014.

Lempar telur
Bieber juga pernah berkasus dengan tetangganya di Calabasas. Bieber kerap mengadakan pesta di rumahnya dan membuat kebisingan di sekitar rumahnya. Sang tetangga pun menegur Bieber. Namun, alih-alih berubah, Bieber malah melempari rumah tetangganya dengan 20 butir telur

Susahnya Masuk PTN Pilihan

Diposting oleh Unknown



Beberapa hari yang lalu, siswa-siswi SMA di seluruh Indonesia bersuka cita dengan hasil ujian nasional yang telah mereka tempuh. Berbagai macam luapan emosi telah mereka lakukan, mulai dari sujud syukur, coret-coret baju, bakti sosial, konvoi di jalan, dan lain sebagainya. Baik yang lulus maupun yang tidak lulus tetap melakukan ritual tahunan ini. Namun ada beberapa hal yang sedikit mereka lupakan, yakni mau kemana setelah lulus sma? bekerja atau melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Beberapa dari pelajar mungkin telah diterima di beberapa PTN maupun PTS lewat jalur khusus yang disediakan PT (Perguruan Tinggi) yang bersangkutan, namun masih banyak yang masih bingung dalam menentukan masa depannya terutama dari kalangan ekonomi menengah kebawah. Untuk melanjutkan ke Perguruan Tingi tentunya tidak semudah yang dibayangkan, mengingat biaya yang cukup besar untuk bea masuknya, kalaupun lewat jalur orang miskin toh juga masih banyak saingan dan harus pamer kemiskinan mulai dari tingkat RT hingga walikota. Untuk bekerja, toh mereka mau bekerja apa? tentunya tidak semudah membalikkan tangan.Perguruan Tinggi Negeri tentunya menjadi sasaran empuk para pelajar sma yang ingin melanjutkan study nya, UGM, UI, ITB, ITS, UNAIR, UNPAD, IPB tentunya menjadi sasaran empuk para calon mahasiswa ini. Namun sekali lagi mereka harus berbenturan dengan banyak hal, terutama persaingan yang cukup ketat dan juga lagi-lagi masalah biaya yang tidak murah lagi. Namun ada hal lain yang bisa kita perhatikan, sistem ujian masuk peruguruan tinggi non SPMB atau SNMPTN. Betapa mahal dan susahnya masuk jurusan yang bagus-bagus di PTN Favorit. Jika di Unair ada PMDK Reguler yang mahal (baik formulir pendaftaran hingga spp maupun sumbangannya), Kalau di UGM ada namanya UM dan PBS (sama mahalnya buat masuk sebab kena sumbangan dulu dengan aneka harga). Sedangkan UI namanya simak (oia, kata temen penulis dari UI, sekarang SPP UI 7,5 juta lho untuk semua jalur. Wow!!!). ITS namanya jalur kemitraan, dimana ITS bekerja sama dengan beberapa perusahaan BUMNdan Swasta bukan untuk menyaring lulusan ITS namun untuk menyaring anak-anak yang orang tuanya bekerja di Perusahaan tersbut untuk masuk ITS dengan aneka harga. Dan masih banyak jalur duit lainya kayak di ITB, UNPAD, dan lainnya. Kayaknya semua jalur di atas erat banget hubungannya dengan duit yang tidak sedikit. So, kuliah jangan males-males. Kasihan orang tua yang sudah keluar banyak duit. Nah dari semua jalur duit itu, tentunya tidak sedikit bangku yang disiapkan buat mereka. Coba bandingkan dengan temen-temen yang masuk via tes prestasi/akademik dan spmb. Kayaknya mereka justru jadi kaum minoritas di jurusan yang banyak peminatnya. Betapa susahnya ketika mereka harus bersaing lewat jalur prestasi akademik dan spmb, selain jumlah bangku yang disiapkan tidak banyak, saingan mereka juga banyak dan tidak sedikit siswa yang bodoh karena mereka sudah mempersiapkan diri sematang mungkin untuk tes spmb. Paman, Ortu dan Orang-orang jaman dulu yang pernah kuliah pun cuma bisa geleng-geleng dan tercengang ketika tahu kuliah di negeri sekarang mahalnya amit-amit and bikin sembelit. Hhii Padahal jaman dulu sekolah negeri itu murah lho, negara masih banyak terlibat. Sekarang negara sudah cuek dan menyerahkan semua kepada pasar. Pendidikan dan Kesehatan adalah faktor penting majunya sebuah bangsa, gimana mau mewujudkan bangsa yang sehat dan terdidik sedangkan akses mereka kesana seakan dipersulit dan tidak diperbolehkan!!! Beberapa penjelasan di atas seakan membuka mata kita betapa sulitnya memasuki PTN Pilihan, dimana seluruh PTN itu berada di Jawa. Dimana sejak berubah menjadi BHMN, PTN itu mulai mempunyai berbagai macam jurus jitu membuka aneka jalur dengan aneka harga. Otonomisasi kampus ternyata tidak hanya maslah kurikulum untuk meningkatkan kualitas pendidikan, namun juga otonomi dalam pengolahan keuangan. Sebenernya ini wujud dari kemandirian atau ketidakmampuan negara untuk mengolah dunia pendidikan? Maka tak heran jika semakin jarang kita temui si miskin dalam jurusan macam kedokteran, kedokteran gigi, teknik industri, informatika, sipil, manajemen, hubungan internasional, psikologi, komunikasi, hukum, dan lainnya. Perguruan Tinggi Negeri Pilihan seakan anti dengan orang miskin. Orang Miskin seakan dilarang memperoleh pendidikan tinggi, padahal pendidikan telah menjadi hak dan kewajiban bagi seluruh rakyat. Jika kita mau jujur dan apa adanya tentu tidak sedikit jumlah kaum miskin di Indonesia, tapi kenapa mereka justru menjadi kaum minoritas di pendidikan tinggi? Susahnya mengakses jalur pendidikan seakan mengingatkan kita kembali pada zaman penjajahan, dimana pendidikan hanya bisa dinikmati oleh kaum elite. Kenapa kok pendidikan malah jadi barang langka? alangkah jahatnya negeri ini ketika mengkomersialisasikan semua hal-hal yang penting bagi rakyat terutama pendidikan. Tak heran jikalau pendidikan tinggi ini hanya dinikmati oleh kaum elite dan sedikit kaum miskin, mahasiswa pada akhirnya tidak lagi menjadi penyambung lidah rakyat. Dimana menjadi mahasiswa hanya untuk meningkatkan status sosial dan mencari pekerjaan agar memperoleh penghasilan yang lebih baik. Mahasiswa pada akhirnya terjebak ke dalam jurang kapitalisme yang semakin dalam, mahasiswa identik dengan hiburan malam, dunia belanja, free sex, drugs dan senang-senang. Mahasiswa yang diharapkan menjadi intelektual dan ilmuwan muda dalam pembangunan negeri ini, seakan telah melupakan tugasnya sebagai orang yang juga bertanggung jawab dalam kemajuan negeri ini.

Tugas Tik

Diposting oleh Unknown

Tugas Tik 2

Diposting oleh Unknown